Home » , , , , , , , , , , » Akibat Pencemaran Udara, Masyarat Tulis Surat Terbuka ke Bupati Simalungun JR Saragih

Akibat Pencemaran Udara, Masyarat Tulis Surat Terbuka ke Bupati Simalungun JR Saragih

Written By Andrew T Panjaitan.ST on Friday, October 21, 2016 | 10:54 AM

SenmoNewsToday.Pematangsiantar--Udara di Nagori Rambung Merah Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun tercemar akibat ulah Perusahaan yang bergerak di pengolahan Asphalt, Masyarakat sekitar akhirnya gerah disebabkan sudah bertahun - tahun pihak instansi Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun dan Badan Lingkungan Hidup Propinsi Sumatera Utara tidak kunjung melakukan penindakan terhadap Perusahaan tersebut.(Jumat,21/06). akibatnya, sebuah Akun Facebook bernama Irna Damanik dan akun Save Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun menjadi bahan perbincangan para netizen khusunya netizen yang berasal dari daerah kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar karena isi surat terbuka kepada Bupati Simalungun JR.Saragih. Perbincangan tersebut akibat pencemaran udara di sekitar pabrik Asphal milik PT.Mitra Beton Abadi (Obor) yang mengakibatkan masyarakat di sekitar pabrik tersebut merasa resah dengan uap Asphal yang mengganggu pernapasan. Berbagai cara sudah dilakukan masyarakat nagori rambung merah, hingga pada tanggal 18 Januari 2016 surat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan Nomor S-32/PPSA-1/2016 yang ditujukan ke Kepala Badan Lingkungan hidup Propinsi Sumatera utara tentang Permintaan Permintaan penanganan pengaduan dan ditandatangani oleh direktur pengaduan,pengawasan dan sanksi administrasi bernama Rosa Vivien Ratnawati,SH,MSD pun hingga saat ini tidak menunjukkan titik terang dari pemerintah propinsi sumatera utara dan pemerintah kabupaten Simalungun pada Instansi Badan Lingkungan Hidup kab.Simalungun. Pandangan masyarakat rambung merah terhadap kinerja Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun menjadi ragu dan menimbulkan dugaan – dugaan adanya praktek melindungi PT.Obor untuk tetap berjalan oleh Pihak BLH Kabupaten Simalungun. Sebab itu, Irna Damanik selaku salah satu warga dan Aktivis lingkungan di nagori rambung merah menulis surat terbuka kepada Bupati Simalungun J.R.Saragih, dengan harapan agar Perusahaan PT.Obor tersebut segera di tutup karena menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat yang bermukim di sekitar pabrik tersebut. Irna Damanik dalam surat terbuka di Akunt Facebooknya menuliskan; Kepada Yth, Bupati Kab. Simalungun Bapak DR. JR. Saragih Di Pematang Raya Salam Sejahtra, Pertama sekali saya ucapkan SELAMAT ATAS terpilihnya Bapak DR. JR Saragih sebagai KETUA DPD Demokrat SUMUT, saya Sangat Bangga melihat kepiawaian dan keberhasilan bapak memimpin Kab. Simalungun sehingga masyarakat Simalungun mempercayakan Bapak memimpin Simalungun sampai 2 Periode. Saya Mohon Maaf Jika surat terbuka ini tidak berkenan kepada bapak, tapi saya hanya ingin mengungkapkan perasaan warga Nagori Rambung Merah Kec. Siantar kab. Simalungun yang menderita karena menghirup Aroma Asphal Setiap Hari. Bapak.... Sudah 1 tahun kami MENGHIRUP BAU ASPHAL karena di lokasi rumah kami, berdiri PT. Mitra Beton Abadi (OBOR), kami sudah BERJUANG dan melakukan PERLAWANAN kepada Pengusaha, tapi Pihak Pengusaha yang BERDUIT lebih kuat dari kami masyarakatmu. Pengusahanya AROGAN banget lho Pak.... masa sich dia bilang “SUDAH BERAPA ORANG WARGA YANG MATI KARENA BAU ASPHALNYA” ???. Pertemuan terakhir dengan Pihak Pengusaha, katanya Aroma Asphal SAMA DENGAN AROMA Ayam Goreng..... Kalau Ayam Goreng Gak Buat Sesak Nafas Pak.... Tapi buat kita LAPAR.... Kasar dan Arogan Banget dech Pak..... Bapak.... Banyak lho anak – anak kecil di wilayah Nagori Rambung Merah yang berada di sekitar Lokasi PT. Mitra Beton Abadi (Obor), Kami saja tidak sanggup menghirup bau Asphal nya, apalagi anak – anak usia sekolah???? Bapak..... Bukankah Motto mu menjadi “GARAM dan TERANG”, dan seharusnya MOTTO itu di wujudnyatakan juga oleh SKPD Bapak di Kab. Simalungun. Tapi apa kenyataannya??? Justru Kadis BLH Simalungun Mengeluarkan REKOMENDASI PERSETUJUAN kepada PT. Mitra Beton Abadi (OBOR) untuk beroperasi melakukan Pencampuran dan Penggilangan HOTMIX.... Padahal KADIS BLH Simalungun 1 atap dengn kami di Nagori Rambung Merah dan Beliau sudah mengetahui Keberatan Kami sejak awal kami keberatan. Bapak.... Kalau Kami tidak tersiksa dengan Bau Asphal tidak mungkin kami Berjuang melawan Pengusaha, karena kami bukan masyarakat bayaran. Kami tidak mau menerima CSR apapun. Kami hanya mau PT. Mitra Beton Abadi (OBOR) KELUAR dari Nagori Rambung Merah yang padat oleh Pemukiman Penduduk. Oh ya Bapak..... Selama ini Jalan kami di Rambung Merah TIDAK PERNAH BAGUS alias RUSAK TERUS, itu karena TONASE TRUK dari PT. Mitra Beton Abadi (OBOR) selalu OVER atau BERLEBIH... Bapak Bupati Capek memperbaiki tapi PENGUSAHA juga CAPEK merusak Jalan Kami.... Bapak.... Kami tau bapak akan mendengar kan “DORUH – DORUH/JERITAN HATI” kami wargamu... karena Bapak Penuh Cinta dan Kasih sayang kepada semua wargamu... Kami Sangat – sangat mengharapkan Reaksi dan Tindakan Bapak untuk melindungi kami Warga Nagori Rambung Merah yang setiap hari menghirup Debu dan Bau Asphal.... Salam.... Irna P. Damanik (Ny. Saragih Sumbayak)” tulis irna damanik dalam Akun media Facebooknya beberapa waktu lalu. Beberapa bulan sebelumnya, hal ini telah disampaikan beberapa kali ke BLH dan DPRD tingkat II Kabupaten Simalungun, bahkan sampai melakukan aksi demo, akan tetapi hingga surat terbuka ini dipublikasi, pabrik tersebut masih berdiri dengan kokoh dan gagahnya, seakan dan seolah-olah tidak ada yang mampu menutupnya. Masyarakat rambung merah kecamatan siantar kabupaten simalungun saat ini hanya bisa berharap kepada Bupati Simalungun yang baru terpilih untuk segera bertindak dan menutup pabrik tersebut, dan berharap kiranya Bupati Simalungun J.R.Saragih perhatikan masyarakat yang tinggal di rambung merah agar tidak menghirup udara yang tercemar akibat uap asphal. (Penulis :Andrew Panjaitan)
Share this article :

Post a Comment

Sosial Indo News

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

About Us

 
Support : Creating Website | Senmo News Today | SenmoNews
Copyright © 2013. Senmo News Today - All Rights Reserved
Template Created by Creating blog Senmo News Published by Senmo News
Proudly powered by Blogger