![]() |
| **Pengumuman Rekrutmen TKSK dan Relawan Sosial Kelurahan di Pematansiantar** |
Pematangsiantar ** Sehubungan dengan pendataan penduduk 2015, Pihak Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dan Tim TKSK Kotamadya pematangsiantar siantar membuka lowongan pekerja sosial untuk TKSK dan Relawan Sosial dari tanggal 16 Februari 2015 - 20 Februari 2015.
Sesuai surat Dinas Kesejahteraan dan sosial Propinsi Sumatera Utara No.467/7628 tanggal 18 November 2014 tentang pemuthakhiran data pilar-pilar sosial dan nomor 467/7171 tanggal 30 Oktober 2014 tentang pergantian tenaga kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) serta Surat keputusan kepala dinas sosial dan tenaga kerja kota pematangsiantar 560/50/D-STK/2015 tanggal 04 Februari 2015tentang tim seleksi penerimaan tenaga kesejahteraan Sosial Kecamatan serta hasil rapat rekrutmen tanggal 11 februari 2015 diduga hanya sebuah formalitas.
seperti yang tertuang didalam naskah pengumuman rekrutment TKSK dan Relawan Kelurahan bahwa akhir pendaftaran calon tanggal 20 februari 2015, ujian rekrutment tanggal 23 februari 2015 serta pengumuman tanggal 26 Februari 2015 hanya sebuah tulisan tanpa hasil.
terbukti dengan rekrutment tersebut, 24 relawan ormas BARA JP pematangsiantar tingkat ranting dan kecamatan pun turut ikut pendaftaran rekrutmen tersebut, dan hingga sampai saat ini tidak ada kejelasan dari rekrutment tersebut. di duga penerimaan tersebut hanya formalitas tanpa ujian dan tanpa pengumuman,
Seperti tutur Gerald Sitorus ketua PAC BARA JP Siantar Utara "seperti nya pihak dinas sosial dan tim rekrutmen bermain api, dengan membuat pengumuman rekrutmen agar seolah-olah bersih dan ternyata kotor didalamnya, terbukti, hingga sampai saat ini anggota relawan saya tidak juga dipanggil untuk turut ujian rekrutmen bahkan pengumuman hasil rekrutmen pun tidak dipublikasikan, ini menjadi tanda tanya bagi saya dan rekan-rekan selaku relawan, sampai kapan negara ini menjadi "milik kawan-kawan kita, yang tidak kawan tidak boleh" menurut saya, pemerintah propinsi dan pemerintah pusat harus tegas dalam hal ini, bagaimana data penduduk miskin bisa akurat, sedangkan yang mendatapun sudah tidak sesuai dengan harapan. dari mana asal TKSK dan Relawan Kelurahan jika tidak ada pengumuman, anggota saya 24 orang saya suruh test rekrutment tapi sampai sekarang tidak ada panggilan untuk ujian. apalagi pengumuman."
sementara ketua PAC BARA JP Siantar Martoba Chandra Damanik mengatakan "ini perlu di tindak lanjuti, karena ketidak jelasan dari segi tenaga kesejahteraan sosial, sepertinya saya menduga ini sudah menjadi ajang tempat pesanan tempat, hal seperti ini harus di hilangkan, jika tenaga kerja sosial saja sudah main pesanan apalagi dalam pendataannya, pasti tidak akurat. inipun, TKSK membagi blanko isian untuk warga miskin bukan langsung ke masyarakat tapi ke kantor lurah dan di bagikan ke pihak RT,RW,Kepling untuk dibagikan ke warga. sementara selama ini, kita tau rata-rata yang dapat bantuan keluarga-keluarga RT,RW dan kepling. jadi dimana posisi pendataan yang akurat. seharusnya fungsi TKSK dan relawan sosial kelurahan itu adalah turun langsung ke masyarakat dan mendata langsung, bukan main titip di tiap kelurahan via RT,RW,kepling, ini sama saja seperti tahun - tahun sebelumnya, tapi gimana mau dibilang, penerimaan TKSK dan Relawan Sosial Kelurahan saja pun tidak Jelas, gimana data nya mau akurat dan jelas. kalau main bagi begitu saja maka bohong jika masyarakat miskin terdata." ujar beliau.
sementara itu, menurut ketua GMKI Sadhan Sitorus,SH "Ini harus ditindak lanjuti, kita butuh tenaga Sosial yang mau turun ke masyarakat langsung, bukan tenaga sosial yang hanya turun di kantor lurah saja, kita juga minta agar pusat dan pemprovsu, menindak lanjuti temuan rekrutmen TKSK dan Relawan Kelurahan ini, karena diduga rekrutmen ini hanya sebuah formalitas bukan benar-benar mencari tenaga Kesejahteraan Sosial dan Relawan Sosial Kelurahan, oleh karena itu, sesuai dengan surat kesejahteraan dan sosial pemprovsu tentang pergantian seluruh tenaga Kesejahteraan Sosial kecamatan, maka untuk Sumatera Utara Bersih dan Siantar Bersih alangkah baiknya segera ditinjau ulang sistem rekrutmen ini, karena diduga sarat pesan tempat. serta jika ada rekan-rekan kita seperti BARA JP agar di aktifkan dalam akurasi data masyarakat miskin agar tepat sasaran bukan salah sasaran" ujar saddan sitorus,SH.
Penulis : Jaith
Editor : Konews






Post a Comment